Calendar

September 2017
M T W T F S S
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

WHEN I MISS YOU SO MUCH……FATHER..!

*Ditulis kembali dari catatan harianku.*

Hari ini sabtu tanggal 28 Agustus 2008, aku harus kembali lagi ke Bandung walau berat hati ini meninggalkan ayahku dan melihat kenyataan beliau tambah parah saja sakitnya. Mungkin tidak akan kuat dan lama lagi bertahan. Memang baru 3 hari ini ayahku sakit dimana sebelumnya Ibuku sudah hampir 5 hari sakit juga.
Kadang beberapa jam sekali ayah selalu memanggil namaku untuk minta bantuan ketika beliau ingin bangkit atau bergeser dari tempat tidur ataupun ingin pipis. Aku juga musti menyuapinya dengan bubur atau biskuit walau tidak minta makan.Walau usia ayah sudah hampir 103 tahun, tetapi sebelum sakit beliau tidak pikun dan kuat-kuat saja mengerjakan kebutuhannya sendiri hanya saja badannya sedikit bungkuk.
Tadi malam ketika kakak-kakakku yang lain yang ikut menunggui ayahaku sudah pada tidur, aku sempat memperhatikan aura bening keperakan yang persis sama seperti ayahku keluar dari jasad renta ayahku. Itu artinya Sukma ayahku telah pergi meninggalkan Roh Idhofinya.Kata para ahli hikmah bahwa kalau kita sudah melihat aura sukma seseorang keluar dari jasadnya,maka maks 40 dalam hari kedepan dia akan meninggal….. (Wallahu alam bishawab).
Sebelum pergi ke Bandung aku sudah mendapat firasat dan mencoba menghubungi Ruh Bawah Sadar ayahku untuk berkontemplasi menanyakan kapan akan meninggalnya…….dan jawabannya adalah pada hari minggu.
Aku sangat ragu sekali untuk pergi meninggalkan ayahku dan apalagi bunda sedang sakit juga, aku telah mendapat persetujuan dari Ibu dan kakak-kakakku. Tapi aku sudah berjanji bahwa pada hari minggu tgl 24 Agustus 2008 besok akan ikut menghadiri undangan pernikahan Anes yaitu salah seorang staff di Qwords.com yang akan menikah di Pangalengan.
Beberapa jam didalam perjalanan memakai bus ke Bandung, aku banyak melihat dan menjumpai orang-orang yang sedang mengantarkan jenazah ke pemakaman di pinggir jalan di beberapa kampung yang terlewati bus.Didalam pikiranku terus dipenuhi oleh berbagai pertanyaan mengenai  kemungkinan Ayahku meninggal dunia hari ini atau besok?…..walau aku telah mendapat kejelasan dari hasil kontemplasiku.
Tadi sebelum berangkat dari rumah, aku telah berpamitan pada ayahku dalam sedikit kesadarannya.
“Abah, abdi bade ka Bandung deui nya….! Abdi gaduh janji ka rerencangan, nganteurkeun anu bade nikah. Upami sakirana bade “angkat” mah sing ridho weh bilih teu katungkulan ku abdi…..Abdi oge ridho abah…..sakirana abdi teu kabujeng dongkap deui. Anu ridho sareng ikhlas nya ‘Bah….!” sambilku dekatkan mulutku ke telinga ayahku dan tangan kananku memegang ubun-ubunnya sambil menyalurkan Energy ILLAHI.
Dan Ayahkupun hanya menjawab:”Heu’euh…….”
Kenyataan pada sore hari sesampainya di Bandung aku mempersiapkan baju batik untuk ke undangan pernikahan Yohanes Indra Wijaya bersama staff Qwords.com yang lain besok pagi. Malam nanti aku akan tidur di kantor qwords saja agar besok pagi tidak kesiangan.


Sore ini aku pergi kekantor dengan membawa perlengkapan buat besok.
Sesampai di qwords, Rendy ternyata belum pulang dari acara-acaranya. Dikantor hanya ada Esti dan adiknya Rendy yaitu Roshad dan Roshid.
Aku memaksakan bekerja walau pikiran dan hatiku sangat tidak menentu.
Sekira jam 7 malam,aku mendapat telp dari kakakku Hasan Sanudin yang mengabarkan bahwa ayah semakin parah saja. Aku panik dan berniat balik lg ke rumah orang tuaku di Padawaras malam itu juga…..tetapi kak Hasan bilang untuk tenang menunggu perkembangan selanjutnya dan menyuruhku menelepon kakakku yang tinggal di Manggahang Ciparay yang sama baru pulang juga dari nengok ayah dan ibu hari kemarin.
Aku menelpon kakakku yg di Ciparay dan meminta untuk kembali lagi bersama-sama ke Padawaras….malah terjadi perdebatan di telp. Aku akhirnya memutuskan menunggu di telp lagi oleh kang Hasan dari Padawaras.
Pada jam 10.00-11.00 malam minggu ini perasaan dan hatiku sangat tidak enak banget,seluruh badan lemas, energyku seperti ada yang menarik dan menyedot semuanya dan aku sangat pasrah banget terhadap apa yang akan terjadi kemudian.
Jam 10.30 Rendy baru balik dari menghadiri acara-acaranya, dia kaget ketika melihatku sudah ada dikantor dengan aura dan ekpresi wajah yang sudah tidak karuan.
“Lohh…ko lu udah ada disini De…?…..Gimana bokap-nyokap lu udah sehat…? tanya Rendy .
“Ibu udah mendingan Ren, tapi bokap gw semakin parah kata kakak gw mah barusan….”.
“Loh knapa lu ga disana aja……..lu malah ke bandung…?”
“Gw udah janji datang kenikahannya si Anes, Ren…!”
“Tapi gw sekarang lagi nunggu telp lg dari kakak gw,yang ngabarin perkembangan bokap gw…”
“Udaahh…lu besok balik lg aja ke sana,ga apa-apa ga ke si Anes juga….kan ada gw sama anak-anak yang laen….!”
“Iya Ren…gw lagi nunggu telp dari sana….,kalo memang musti balik lagi kesana, paling bareng sama kakak gw yang dari Manggahang pake mobil…..”

 

Walaupun perasaan sedang sangat kacau balau…….aku masih sempet bisa chating sama Nadya Noviana yang sedang menyepi dilembang, dan aku menceritakan tentang mimpiku dengannya serta keadaan ayah ibuku. Aku chating sampai sekitar jam 01.30 .
Sekitar jam 02.00 kang Hasan menelponku lagi………..yang mengabarkan bahwa Ayahku tercinta telah “PERGI” untuk selamanya dalam usia 103 tahun.
“INNALILLAHI WAINNA ILLAIHI ROJII’UN…………”
Aku sangat lemas, terpukul, menyesal tidak berada disampingnya pada saat detik-detik terakhirnya…….
Kenapa aku musti ke Bandung lagi…….padahal aku sudah tahu bahwa ayahku akan meninggal hari minggu ini tanggal 24 Agustus 2008…..
…Akhhh….aku tolol sekali……….!
Dalam hati aku berucap dan berdoa……….”hampura abdi Abah…..! teu tiasa nungkulan…!”
“Ya Allah…tampi Iman-Islamna pun Bapa Idi Juhaedi Jamzu…..!”

Air mataku jatuh menetes malam ini….walaupun aku berusaha tegar karena itu adalah merupakan Ketentuan-NYa, tetapi tidaklah bersalah bila aku menagisi kepergian ayahku.
Aku kabari Rendy yang belum tidur dikamar kosannya…dikantor memang ada seorang staff  Qwords.com yang shift malam.
Aku harus kembali lagi ke Padawaras dinihari ini, menempuh jarak 192 km adalah  jarak Bandung – Padawaras. Tetapi  aku musti mengabari kakakku dulu yang tinggal di Manggahang, Ciparay untuk bareng pergi kesananya.
Sebelumnya aku musti kembali duhulu kekosanku di deket SMAN 5 Bandung, untuk mempersiapkan pakaian dan sesuatunya keperluan disana….
Kekosan aku mengunakan taksi……………
Sesampai dikosan aku mempersiapkan sesuatunya sambil menunggu jemputan dari kakakku yang di Manggahang……Perasaanku ga karuan sulit digambarkan.
Setelah menunggu sekitar 1 jam…maka mobil kakakku datang dan menunggu di depan rumah kosan…

Sekitar 3.30 kami berangkat ke Padawaras di Tasikmalaya………..
Diperjalanan aku terus-terusan berdoa untuk ayahku……!

=>Malam ini aku merindukanmu kembali Ayah…………..!!

Maafkan aku …Ayah……aku belum sempat membalas kasih sayang dan budi baikmu.
Aku belum sempat memenuhi keinginan Ayah sebelum meninggal bahwa Ayah ingin melihat dan menyaksikan aku untuk menikahi perempuan yang mencintai aku dan aku cintai……!
Maafkan aku….Ayah…..malam ini aku meneteskan kembali air mata untukmu.
Akan selalu ku jaga Ibu…….!
Ayah….walau Engkau telah menghadap ILLAHI…..tetapi Kau akan selalu hidup didalam hatiku.
Ayah…aku doakan selalu semoga ALLAH SWT mengampuni dan menjagamu disisi-Nya….Aamiin….!

1 comment to WHEN I MISS YOU SO MUCH……FATHER..!

  • Wah mantebs sob miiysna, di dukung penuh deh oleh BBM, eh salam kenal dulu deh dari BBM, dan salam sukses selalu ya sob

Leave a Reply

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>